ketika pinguin berusaha memecahkan jendela..

20 11 2008

cukup susah. itulah jawabannya pada saat saya dan tim penilai leadership dan penerapan IT dalam rangka e-sewaka award. pinguin dan jendela saya artikan sistem operasi yang sama-sama berjuang, pinguin berjuang untuk masuk, jendela berjuang untuk bertahan dari gempuran pinguin. cerita awalnya seperti ini. tim juri terdiri dari 4 orang yang berasal dari unsur akedemis, industri, elemen masyarakat, dan pemerhati IT. ketika penilaian pada bagian yang berhubungan dengan jurnalis, dikatakan salah satu kendala yang dihadapai dalam penerapan IT ini adalah virus !. mendengar itu, saya melirik salah satu juri , Cok Rai, yang merupakan perwakilan akademis dari UNUD jurusan Ilmu Komputer dan penunggu Bali Foss-ID tersenyum dengan gagahnya. ya ini memang kemenangannya, karena pinguinnya sampai saat ini memang sangat kebal dengan penyakit. sekali lagi dia bertanya, ”berarti kalo kena virus, pusing banget dong, apalagi sampe datanya hilang”, dan dengan sikap bangga yang menurut saya salah, dijawab, ”iya, pernah data kita hilang gara-gara virus”. hmm,., 2-0 nih. sekarang ditambah lirikan dan sedikit sindirin kepada saya, ”denger tuh keluhannya, virus lhoooo”. di tempat terpisah juga sama, pertanyaan dimulai dengan apakah pernah terserang virus, dan tentu saja jawabannya bisa ditebak sendiri. selain juga pertanyaan tentang masalah legal software yang digunakan. disinilah pusat pembantaiannya, ketika ditanyakan kenapa tidak mencoba software yang kebal virus dan sifatnya legal, jawabannya adalah : ”karena untuk spesifikasi pembelian komputer diberikan oleh kpdekom (tempat saya mencari sesuap nasi dan sebidang tanah :p) dan disana sudah ada spesifikasi pembelian software dengan lambang jendela ini,.” Boomm,., bisa dibayangkan reaksi pawang pinguin ini. langsung menoleh kebelakang plus memberi pujian seperti ini.. ”Ohhhh,, kpdekom toh yang mengeluarkan spesifikasinya.. ya,,ya..”. ”pujian” saya balas dengan senyuman semanis mungkin. yah mau apa lagi, memang keputusan untuk memelihara pinguin bukan di tangan saya. tapi merupakan kebijakan pimpinan bahasa kerennya. kalo saya siy cenderung memelihara pinguin dengan tidak menghilangkan jendela yang sudah ada. karena ada beberapa sistem yang sudah berjalan dengan baik menggunakan platform tersebut. memang lebih bagus memelihara pinguin, tapi tidak semudah yang dipikirkan karena mengubah kebiasaan orang sangat sulit daripada mengajarkannya dari awal. yang saya coba lakukan adalah pembenahan ke intern dulu, dengan cara mulai mengadopsi pinguin dan diletakkan bersama jendela yang sudah ada sebelumnya. ya semoga nanti pinguin ini tumbuh besar dan dapat berguna bagi majikannya. mohon doa restu.


Actions

Information

2 responses

23 11 2008
dewarama

Suatu saat kita pasti akan menggunakan pinguin bro. Jadi belajar belajar dan belajar

3 12 2008
niak

yaya..terserahlah,hehe..
mampir di blog saya (sambil kasi senyuman termanis saya,hwek..hehe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: