Angel And The Outsider, momen untuk bangkit

20 03 2009

Superman Is Dead – SID selamat dari maut. SID belum mati karya meski ditempa banyak cobaan tiga tahun belakangan ini. Band ini sempat goyah dan kehilangan arah. Namun mereka membuktikan kredibiitasnya dengan meluncurkan album baru yang ketujuh Angel And The Outsider pada 16 Februari lalu. Rilisan teranyar band punk rock ini memang sarat makna. Sebab karya tersebut dibuat melalui proses pendewasaan yang menyakitkan. Ya, mereka merasa dikecewakan salah seorang yang sudah dipercaya. Hal ini yang membuat SID mengalami terbulensi dalam perjalanan bermusik dan goyah sebagai band. Untung,kemudian mereka tersadar bahwa selalu ada malikat yang menguatkan, siap membangkitkan semangat SID yang compang camping. Malaikat itu datang dalam wujud dukungan dari keluarga, teman, serta the outsiders yang sudah menanti karya band ini. Kedua unsur kuat ini yang menjadikan album ini ada (angel and the outsider). Karena tiga tahun bukan waktu yang singkat untuk menunggu. SID pun tak mau bangkit hanya setengah-setengah. Mereka siap menggebrak musik Indonesia dengan album yang lebih kental dengan nuansa tanah air. Sound yang mereka garap tetap nuansa punk rock dengan penambahan unsur jazz lewat kolaborasi bersama musisi jazz senior seperti Rio Sidik (terompet), Erik Sondhy (piano), dan Sally Jo (biola). Ada juga nuansa mexican yang ditampilkan lewat gitar flamengo Hendra Telephone. Kolaborasi dengan satu band langsung juga dilakukan pada lagu jika kami bersama yang dibawakan bareng Shaggy Dog. Bagi sebagian musisi, melebarkan sayao ke luar negeri merupakan hal yang harus diwujudkan. Suatu kebanggaan tersendiri jika karyanya diapresiasi penduduk dunia. istelah kerennya go international. Lalu apa takaran supaya bisa diklaim sebagai musisi berkelas international ? Superman Is Dead (SID) punya pandangan sendiri. Kalau konser di luar negeri tapi penonton hanya orang Indonesia, sama saja bohong, itu belum go international. Walaupun sering tampil di luar negeri dengan ikut tur bersama band-band rock Australia, SID belum mau dikatakan sudah go international walaupun pada kenyataannya lebih banyak penonton orang Australia. Dan dalam waktu dekat SID juga bakal ikut tur salah satu festival rock terbesar di Dunia. Mari kita tunggu. -radarbali,210309-


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: