PNS Pranata Komputer

1 08 2010

Ya ! saya PNS Pranata Komputer. Pegawai Negeri Sipil dengan bidang keahlian komputer. Menjadi PNS bukan pilihan pekerjaan saya, tapi garis kehidupan yang membawa saya ke profesi ini. Usai menyelesaikan Skripsi tahun 2006 dengan mengambil topik Aplikasi PDA berbasis Wireless (sejenis program pada PDA yang saat ini digunakan di D’Cost restaurant), untuk mengisi waktu saya bersama teman mengajukan diri mengikuti seleksi magang di salah satu perusahaan rokok terbesar di Surabaya.  Melalui tahap seleksi dari puluhan peserta magang, terpilih 4 orang dengan komposisi 2 Pria Jantan dan 2 Wanita Feminim. Salah satu pria jantan (mudah2an tidak terpengaruh trend kota metropolis) itu bernama Made Andyka Surya Kencana. Melengkapi persyaratan, and lets go to the real world dude !

Posisi penempatan adalah HRD, job desc ngurusin recruitment dan perhitungan cost HRD jika perusahaan harus menambah karyawan dengan level yang berbeda. Kenapa bukan di bagian TI yang buat program ? itu pertanyaan saya pertama kali ditempatkan. Jawabannya adalah, perusahaan besar tidak menyerahkan pekerjaan membuat program untuk perusahaan kepada karyawannya. Ada rekanan yang mengerjakan itu, dan karyawan yang ditugaskan untuk menghandle program itu harus benar-benar menguasainya. Jadi karyawan sifatnya sebagai user. Ritme kerjanya pun berbasis semi TI yang tidak terbayangkan sebelumnya. Bagaimana email kantor adalah sesuatu yang sangat berperan. Lewat sedikit tugas pimpinan matilah kita. Dan saya melakukan itu. Ketika Manager HRD mengikuti meeting di Jakarta, saya ditugaskan mensupport beliau dalam hal perhitungan via live chat jaringan kantor. And I miss something , sehingga perhitungan perusahaan salah dan beliau mengetikkan : “andyka, please don’t make any mistake again , best regards HRD Manager. Untunglah di second meeting everything running well. Fiuhh..

Memasuki minggu kedua. Incoming call

(dRiiiing,.,driiing,.,driiiiing,., HRD calling…)

..halo ?

Andyka, minggu depan kita ada recruitment 4 kota selama 2 minggu. Di Surabaya, Bandung, Jakarta , Jogja. Gimana, bisa ?

..BISA MBAK.. *asik jalan jalan sambil kerja

Recrutment berjalan lancar walaupun di beberapa kota saya harus naik meja saking membludaknya pelamar dan itu seharusnya tidak boleh saya lakukan. Tapi berada diantara ratusan orang yang merangsek , diam dan hanya senyum bukan pilihan yang tepat bagi saya waktu itu.

Hari semakin berlalu dan saya sangat menikmati pekerjaan itu, dan hari berakhirnya masa magang menjadi hari paling menyedihkan. Saya akan kehilangan pangalaman mahal di sana. Tapi karena kontraknya seperti itu kata bondan prakoso, ya sudahlah.

Sampai akhirnya ada email dari teman HRD masuk ke email pribadi,

“Eh, lu udah di wisuda belum, kalo udah HRD mau recrut karyawan nih. Apply sana., gudluck yah ”

Syarat administrasi beres, tes tahap pertama lolos, tahap kedua lolos lagi, dan tes tahap ketiga tidak hadir.

Kenapa ? begini ceritanya.. duduk yang manis anak-anak…

Pada saat saya menyelesaikan studi / skripsi , orang tua terutama ibu menagih janji saya. Hmm.. jadi dulu saya hampir menjadi penggaguran alias berijasah SMU saja. Karena keinginan saya pada waktu itu hanya kuliah jurusan computer, dan pada waktu itu tidak ada di kota saya. Denpasar – Bali. Setelah diyakinkan oleh beberapa kerabat, saudara, relasi, bla bla. Akhirnya ijin belajar itu saya kantongi. Dengan tanda bintang di bawahnya,

*syarat dan ketentuan berlaku

*harus pulang jika sudah menyelesaikan studi dengan atau tanpa pekerjaan di Bali.

Karena proses seleksi itu berlangsung setelah saya di wisuda, maka ibu menagih janjinya. Cukup berat memang. Pada waktu itu saya melobi dan negosiasi merubah surat perjanjian tanpa materai agar diijinkan dulu menetap 2 -3 tahun dengan harapan pulang ke kota halaman sudah berbekal pengalaman kerja. Negosiasi berjalan lancar tetapi setelah beberapa hari ada sms masuk mengabarkan jika ibu sering nangis kalau sedang berada di kamar saya yang sempit itu. Perdebatan kecil terjadi karena saya akan dicarikan pekerjaan di bali, dan pekerjaan itu mengarah pada pemerintahan. Tanpa berpikir panjang pun tawaran itu saya balas dengan satu kata, No Way !

Bekerja di pemerintahan sama sekali tidak ada dalam kamus saya kala itu. Kesan pegawai pemerintahan yang malas dan tidak tahu apa-apa sehingga menjadi kurang gagah di mata beberapa orang tua. Di tengah pilihan yang sulit itu, ada tawaran dari teman yang sudah bekerja di Bali bidang software sedang membutuhkan karyawan. Lucunya catatan dbawah tawaran itu, “tapi kantorne cenik, sing care di SBY ne”. Haha. Okelah, saya bersedia. Maka sejak saat itu, bye bye Surabaya.

Pekerjaan di tempat baru juga berusaha saya nikmati dan memang kantornya kecil. Hihi ngg ada yang terlalu special, sampai ada tawaran lagi untuk bekerja secara tim di pemerintahan. Hayah ! pemerintahan lagi….

Saat jam makan malam keluarga, tawaran itu saya sampaikan, pilihan diserahkan kembali kepada saya. Setelah minimbang, mengingat dan memutuskan saya resign dari tempat lama dan mengambil tawaran di pemerintahan.

Bergabung dalam satu tim yang bertugas di Kantor Pengolahan Data dan Komunikasi, ditugaskan mengembangkan pemanfaatan IT di lingkungan pemerintahan dimana pada saat itu didukung penuh oleh Wakil Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra putra alm Prof IB Mantra mantan Gubernur Bali. Bulan demi bulan berjalan dengan penuh suka cita menikmati pekerjaan baru dan hampir selalu pulang telat. (kalau sebelumnya dibayar lembur, kali ini tidak J ) Sampai pada akhirnya banyak orang ramai membicarakan rekrutment pns dan kebetulan dibutuhkan dengan bidang pranata komputer. Orang tua pun menanyakan apa saya tidak ikut tes, saya menjawab akan mengikuti tes dengan jalur pranata komputer sesuai bidang keilmuan, dan kali ini ibu yang berjanji kalau lolos akan diajak makan-makan di jimbaran. Tapi ibu ingkar janji karena harus memenuhi panggilanNya. miss u so much mom ! mwah.

Jadi apapun pekerjaan kita, nikmatilah, andaikata tidak lolos pun saya akan seperti ini, kata klisenya berusaha melakukan yang terbaik.  sukses itu proses. dan sudah dimulai pada saat kita terlahir menjadi makhluk yang sempurna dimana butuh waktu 9 bulan untuk keluar dari pintu yang teramat sangat kecil. Ketika sudah berhasil keluar, maka proses lainnya baru akan dimulai, begitu seterusnya. Dan saya semakin tidak mengerti arah tulisan ini. ya sudahlah saya mau melanjutkan buat program visual basic dulu. wish me luck ^^v

*penulis juga salah satu agent prudential yang berlisensi :p


Actions

Information

One response

23 11 2010
EDI

Bli/bang…🙂
mo nanya nih?
dulu sk pengangkatan brapa lama?gaji pertama brapa?kalo skrang brapa?jenjang karirnya gimana?
sorry banyak nanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: